<aside> 💡 Ringkasan: Memvisualisasikan sikap dan perilaku pengguna dalam peta empati membantu tim UX menyelaraskan pemahaman mendalam tentang pengguna akhir. Proses pemetaan juga mengungkap celah dalam data pengguna yang ada.
</aside>
Sebagai profesional UX, tugas kita adalah mengadvokasi kepentingan pengguna. Namun, untuk melakukannya, kita tidak hanya harus memahami pengguna secara mendalam , tetapi juga harus membantu rekan kerja kita memahami mereka dan memprioritaskan kebutuhan mereka. Peta empati , yang banyak digunakan di seluruh komunitas agile dan desain, merupakan alat yang ampuh dan fundamental untuk mencapai keduanya.
Definisi: Peta empati adalah visualisasi kolaboratif yang digunakan untuk mengartikulasikan apa yang kita ketahui tentang tipe pengguna tertentu. Peta ini mengeksternalisasi pengetahuan tentang pengguna untuk 1) menciptakan pemahaman bersama tentang kebutuhan pengguna, dan 2) membantu dalam pengambilan keputusan.
Artikel ini adalah panduan untuk pemetaan empati dan penggunaannya.
Peta empati tradisional dibagi menjadi 4 kuadran ( Mengatakan , Berpikir , Melakukan , dan Merasa ), dengan pengguna atau persona berada di tengah. Peta empati memberikan gambaran sekilas tentang siapa pengguna secara keseluruhan dan tidak kronologis atau berurutan.

Kuadran "Kata" berisi apa yang dikatakan pengguna secara lantang dalam wawancara atau studi kegunaan lainnya. Idealnya, kuadran ini berisi kutipan langsung dan kata demi kata dari penelitian.
“Saya setia pada Delta karena saya tidak pernah punya pengalaman buruk.”
“Saya ingin sesuatu yang dapat diandalkan.”
“Saya tidak mengerti apa yang harus saya lakukan selanjutnya.”
Kuadran "Berpikir" menangkap apa yang dipikirkan pengguna selama pengalaman. Tanyakan pada diri sendiri (dari riset kualitatif yang dikumpulkan): apa yang memenuhi pikiran pengguna? Apa yang penting bagi pengguna? Konten yang sama dapat ditemukan di " Berkata" dan "Berpikir" . Namun, perhatikan secara khusus apa yang dipikirkan pengguna, tetapi mungkin tidak ingin diungkapkan. Cobalah untuk memahami mengapa mereka enggan berbagi — apakah mereka ragu-ragu, malu, sopan, atau takut memberi tahu orang lain sesuatu?
“Ini benar-benar menyebalkan.”
“Apakah aku bodoh karena tidak memahami hal ini?”
Kuadran Does mencakup tindakan yang dilakukan pengguna. Berdasarkan penelitian, apa yang dilakukan pengguna secara fisik? Bagaimana cara pengguna melakukannya?
Menyegarkan halaman beberapa kali.
Berbelanja di sekitar untuk membandingkan harga.
Kuadran Feels adalah kondisi emosional pengguna, yang sering kali direpresentasikan sebagai kata sifat ditambah kalimat pendek sebagai konteks. Tanyakan pada diri sendiri: apa yang membuat pengguna khawatir? Apa yang membuat pengguna bersemangat? Bagaimana perasaan pengguna tentang pengalaman tersebut?
Tidak sabar: halaman dimuat terlalu lambat
Bingung: terlalu banyak harga yang saling bertentangan
Khawatir: mereka melakukan sesuatu yang salah